<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-7643298900201750533</id><updated>2011-08-01T14:01:19.196-07:00</updated><title type='text'>ISTAFTI QOLBI</title><subtitle type='html'>Kunci surga adalah kesabaran</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7643298900201750533/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Ika Diyah Wati</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-Sd2umYXuhSg/TXq9JZD8xBI/AAAAAAAAAFc/OCShTfpVz4s/s220/1.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7643298900201750533.post-1324596147718609913</id><published>2010-02-08T20:58:00.001-08:00</published><updated>2010-02-08T21:09:06.544-08:00</updated><title type='text'>Diriku</title><content type='html'>&lt;span style="font-family: webdings;"&gt;Diriku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada diriku yang telah dilemahkan oleh dosa-dosa, yang telah membuang masa lampau dan tertidur, menutup telinga dari nasehat-nasehat yang ikhlas, yang mengabaikan banyak sholat, melakukan banyak dosa dan menyebarkan kejahatan.&lt;br /&gt;Diriku yang sering terlupa saat-saat akan menjadi sukar menggerakan lidah dan tangan, dan saat keluarga kerabat merintih. Tatkala usaha mulai pudar, warna mulai bertukar dan dahi berkerut.Terlupa akan apa yang berlaku saar ditariknya nyawa keluar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(By Mutiara Amali)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7643298900201750533-1324596147718609913?l=ikadiyahwatipunya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/feeds/1324596147718609913/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/2010/02/diriku_08.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7643298900201750533/posts/default/1324596147718609913'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7643298900201750533/posts/default/1324596147718609913'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/2010/02/diriku_08.html' title='Diriku'/><author><name>Ika Diyah Wati</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-Sd2umYXuhSg/TXq9JZD8xBI/AAAAAAAAAFc/OCShTfpVz4s/s220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7643298900201750533.post-4817257119811883673</id><published>2009-06-24T23:50:00.000-07:00</published><updated>2009-06-24T23:51:24.590-07:00</updated><title type='text'>FAEDAH DIBALIK KESABARAN</title><content type='html'>&lt;div style="color: rgb(153, 0, 0);" class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sabar, memang berat. Namun dibalik beratnya kesabaran tersimpan rahasia keutamaan yang menakjubkan.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Kesabaran memang terasa berat dan memang berat, namun ingat dibalik kesabaran tersebut seorang akan mendapat banyak faedah, baik bersifat duniawi maupun ukhrowi. Allah menjadikan beragam faedah tersebut agar manusia berusaha istiqamah dalam kesabaran. Apa saja faedah kesabaran?&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;FAEDAH SABAR DIDUNIA&lt;/strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mungkin ada yang bertanya : Apakah sabar memiliki faedah didunia? Jawabannya sudah jelas pasti ada. Nah diantara faedah dan manfaatnya di Dunia adalah :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Allah jadikan sebagai orang yang berhak mendapat kepemimpinan dalam agama dengan sebab kesabaran, sebagaimana dijelaskan dalam firman Allah SWT : “Dan kami jadikan diantara mereka itu pemimpin-pemimpin yang memberi petunjuk dengan perintah Kami ketika mereka sabar. Dan adalah mereka meyakini ayat-ayat kami.”(QS 32:24)&lt;br /&gt;Syeikhul Islam ibnu Taimiyah menyatakan : Dengan sabar dan yakin diperoleh kepemimpinan dalam agama.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mendapatkan kebersamaan Allah yang khusus(Ma’iyatullahi Al-Khoshoh) sebagaimana dijanjikan Allah dalam firmannya : “Hai orang-orang yang beriman jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.” (QS 2 : 153)&lt;br /&gt;Pengertian Ma’iyatullahi Al-Khoshoh adalah Allah menolong, menguatkan dan mengokohkannya.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Allah menolong mereka atas musuh-musuhnya apabila mereka bersabar dan bertakwa. Hal ini langsung dijelaskan Allah dalam firman-Nya : “Jika kamu bersabar dan bertaqwa dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, Niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu malaikat yang memakai tanda”.(QS 3:125) dan firman-Nya : “Jika kamu bersabar dan bertaqwa, niscaya tipu daya mereka tidak akan mendatangkan kemudharatan kepadamu. Sesungguhnya Allah mengetahui segala apa yang mereka kerjakan.”(QS 3:120)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Memperolah sholawat, rahmat dan petunjuk Allah,seperti dijanjikan dalam firman Allah : “Dan berikanlah berita gembira bagi orang-orang yang sabar, yaitu orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan Innaa lillahi wa innaa ilaihi raaji’un. Mereka itulah yang mendapatkan keberkatan yang sempurna dan rahmat dari Rabb-Nya, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”(QS 2:155-157)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sabar atas musibah yang menimpa kita termasuk perkara yang sangat diutamakan dengan dalil firman Allah : “Tetapi orang yang sabar dan memafkan sesungguhnya perbuatan yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan.”(QS 42:43)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Juga firman-Nya tentang wasiat Luqman terhadap anaknya: “Hai anakku, dirikanlah shalat dan suruhlah manusia mengerjakan yang baik dan cegahlah mereka dari perbuatan yang munkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan oleh Allah” (QS 31:17)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Mendapatkan kecintaan Allah karena Allah mencintai orang-orang yang sabar seperti dalam firman-Nya : “Allah menyukai orang-orang yang sabar” (QS 3:146) Orang yang sabarlah yang dapat mengambil manfaat dan pelajaran atas ayat-ayat Allah dalam 4 ayat dalam Al-Qur’an yaitu :&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;“Dan sesungguhnya kami telah mengutus Musa dengan membawa ayat-ayat Kami, dan Kami perintahkan kepadanya : Keluarkanlah kaummu dari gelap gulita kepada cahaya terang benderang dan ingatkanlah mereka kepada hari-hari Allah. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang penyabar dan banyak bersyukur.”(QS 14:5)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;“Tidakkah kamu memperhatikan bahwa sesungguhnya kapal itu berlayar dilaut dengan nikmat Allah, supaya diperlihatkannya kepadamu sebagian dari tanda-tanda kekuasaan-Nya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi semua orang yang sangat sabar lagi banyak bersyukur.”(QS 31:31)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;“Maka mereka berkata : Ya Rabb kami jauhkanlah jarak perjalanan kami, dan mereka menganiaya diri mereka sendiri, maka kami jadikan mereka buah mulut dan kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.” (QS 34:19)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;“Jika dia menghendaki dia akan menenangkan angin, maka jadilah kapal-kapal itu terhenti dipermukaan laut. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda kekuasaan-Nya bagi setiap orang yang banyak bersabar dan banyak bersyukur.” (QS 42:33)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Sabar itu menjadi sebab kebaikan diDunia dan Akhirat. Inilah yang dijanjikan Allah dalam firman-Nya : “Dan jika kamu berikan balasan, maka balaslah dengan balasan yang sama dengan siksaan yang ditimpakan kepadamu. Akan tetapi jika kamu bersabar, sesungguhnya, sesungguhnya itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang bersabar.” (QS 16:126)&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;strong&gt;Ayat ayat diatas seluruhnya menunjukkan Ayat-ayat Allah hanya dapat diambil pelajaran dan faedahnya oleh orang-orang yang sabar dan bersyukur. Demikian juga Rasulullah menyatakan : Siapa yang bersabar maka Allah akan menjadikannya sabar dan tidaklah ada satu pemberian kepada seorangpun yang lebih baik dan lebih luas dari kesabaran.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7643298900201750533-4817257119811883673?l=ikadiyahwatipunya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/feeds/4817257119811883673/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/2009/06/faedah-dibalik-kesabaran.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7643298900201750533/posts/default/4817257119811883673'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7643298900201750533/posts/default/4817257119811883673'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/2009/06/faedah-dibalik-kesabaran.html' title='FAEDAH DIBALIK KESABARAN'/><author><name>Ika Diyah Wati</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-Sd2umYXuhSg/TXq9JZD8xBI/AAAAAAAAAFc/OCShTfpVz4s/s220/1.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7643298900201750533.post-6277912861447895664</id><published>2009-02-25T19:34:00.000-08:00</published><updated>2009-02-25T19:37:43.360-08:00</updated><title type='text'>TO AKHI.......</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt;Assalamu'alaikum ya akhi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="display: block;" id="formatbar_Buttons"&gt;&lt;span class="" style="display: block;" id="formatbar_JustifyFull" title="Rata Penuh" onmouseover="ButtonHoverOn(this);" onmouseout="ButtonHoverOff(this);" onmouseup="" onmousedown="CheckFormatting(event);FormatbarButton('richeditorframe', this, 13);ButtonMouseDown(this);"&gt;&lt;img src="http://www.blogger.com/img/blank.gif" alt="Rata Penuh" class="gl_align_full" border="0" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Syukur pada Allah yang masih mengaruniakan nafas padaku dan padamu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; untuk segera memperbarui taubat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Akhi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Rasanya aku telah menemukan Kekasih yang jauh lebih darimu. yang tak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; pernah mengantuk dan tak pernah tidur. Yang siap terus menerus&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; memperhatikan dan mengurusku. Yang selalu bersedia berduaan di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; sepertiga terakhir malam. Yang siap memberi apapun yang ku pinta. Ia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; yang Bertahta, Berkuasa, dan memiliki segalanya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Maaf akhi.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Tapi menurutku kau bukan apa -apa dibanding Dia. Kau sangat lemah,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; kecil, dan kerdil dihadapanNya. Ia berbuat apa saja sekehendakNya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Dan akhi.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Aku khawatir apa yang telah kita lakukan selama ini membuatNya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; cemburu. Aku takut hubungan kita selama ini membuatNya murka. Padahal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Ia Maha Gagah, Maha Kuat MAha Perkasa dan Maha Keras siksaNya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Akhi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Belum terlambat untuk bertaubat. Apa yang telah kita lakukan selama&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; ini pasti akan ditanyakan olehNya, Ia bisa marah akhi... marah tentang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; saling pandang yang pernah kita lakukan, marah karena setitik sentuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; kulit kita yang belum halal itu, marah karena suatu ketika dengan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; terpaksa aku harus membonceng motormu, marah karena pernah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; ketetapanNya kuadukan padamu atau tentang lamunanku yang selalu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; membayangkan wajahmu. Ia bisa marah. Tapi sekali lagi semua belum&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; terlambat. Kalau kita memutuskan hubungan ini sekarang, semoga Ia mau&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; memaafkan dan mengampuni.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Akhi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Ia maha pengampun, Maha pemberi maaf, Maha menerima taubat, maha&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; penyayang, MAha bijaksana.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Akhi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Jangan marah ya. AKu sudah memutuskan untuk menyerahkan cintaku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; padaNya. tidak ada selainnya, Tapi tak cuma aku akhi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Kaupun bisa menjadi kekasihNya, kekasih yang amat dicintai dan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; dimuliakan. Caranya ....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; kita harus jauhi semua laranganNya termasuk dalam hubungan kita ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; InsyaAllah Dia punya rencana yang indah untuk masa depan kita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; masing-masing. Kalau engkau selalu berusaha menjaga diri dari hal-hal&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; yang dibenciNya, kau pasti akan dipertemukan dengan wanita shalihah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Ya wanita shalihah yang pasti jauh lebih baik dariku saat ini. Ia yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; akan membantumu menjaga agamamu, agar hidupmu senantiasa dalam&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; kerangka mencari ridha Allah dalam ikatan pernikahan yang suci. Inilah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; doaku untukmu. semoga kaupun mendoakan aku, akhi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Akhi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; aku akan segera menghapus namamu dari memori masa lalu yang salah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; arah. Tapi aku akan tetap menghormatimu sebagai saudara di jalan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Allah. Ya, saudara di jalan Allah, akhi. Itulah ikatan terbaik. tak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; hanya antara kita berdua, tapi seluruh orang mukmin di dunia. Tak&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; mustahil itulah yang akan mempertemukan kita dengan Rasulullah di&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; telaganya, lalu beliau pun memberi minum kepada kita dengan air yang&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; lebih manis dari madu, lebih lembut dari susu, dan lebih sejuk dari&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; krim beku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Maaf akhi....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Tak baik rasanya aku berlama-lama menulis surat ini. Aku takut ini&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; merusak hati. ini adalah doakeselamatan dunia akirat sekaligus tanda&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; kahir dari hubungan kita, InsyaAllah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 102, 204);"&gt; Wassalamu'alaikum .....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7643298900201750533-6277912861447895664?l=ikadiyahwatipunya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/feeds/6277912861447895664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/2009/02/to-akhi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7643298900201750533/posts/default/6277912861447895664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7643298900201750533/posts/default/6277912861447895664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/2009/02/to-akhi.html' title='TO AKHI.......'/><author><name>Ika Diyah Wati</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-Sd2umYXuhSg/TXq9JZD8xBI/AAAAAAAAAFc/OCShTfpVz4s/s220/1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-7643298900201750533.post-8440037151859200177</id><published>2009-02-22T20:58:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T21:10:24.893-08:00</updated><title type='text'>BERTEMAN YES! PACARAN NO!!</title><content type='html'>Laki-laki dan wanita "ditakdirkan" untuk saling tertarik. Pesonanya kerap memberikan suasana yang lain daripada yang lain. Pokoknya, bikin hidup lebih hidup. Lihat deh iklan salah satu produk rokok untuk pasar remaja, edisi "jatuh cinta". Bener-bener lain dari yang lain. Maksudnya, rasakan sendiri deh bedanya. Lho, kok nyuruh? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hubungan yang terjadi di antara mereka pun nggak jarang bikin heboh. Bahkan banyak "diabadikan" melalui karya sastra dan seni yang bertebaran dalam puisi, lagu, film, dan juga dalam cerpen atawa novel. Dalam lagu misalnya, kayaknya nggak seru kalo nggak ada unsur hubungan antara dua jenis manusia ini. Kamu bisa lihat sendiri, banyak musisi yang menjadikan "kisah" hubungan antara kaum Adam dan kaum Hawa ini. Kisah cinta di antara keduanya pun senantiasa menjadi cerita tersendiri yang menarik untuk disimak. Kisah tentang kepedihan ataupun tentang kebahagiaan, kedua sisi itu tetap punya pesona. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jelasnya, laki-laki dan wanita ibarat magnet yang berbeda kutub. Satu sama lain saling memiliki daya tarik. Kalo yang laki kutub selatan, maka yang perempuan sudah pasti kutub utara. Atau sebaliknya. Dua kutub ini pasti saling tertarik dan menarik. Kalo nggak saling menarik berarti ada apa-apanya. Misalnya, kedua magnet itu tidak saling berdekatan. Sebab, "hukum asalnya", magnet hanya akan saling menarik bila masih dalam medan magnet yang bisa dijangkaunya. Kalo berjauhan dijamin kagak bakalan saling menarik. Coba aja, satu magnet sepatu kuda diletakkan di Bandung, dan magnet lainnya disimpan di Jakarta. Walah? He..he..he.. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat muda muslim, hubungan antara lelaki dan wanita selalu menarik perhatian. Bahkan ada teman yang bilang, bahwa intensitas pertemuan dua lawan jenis ini bisa menimbulkan "energi" lain. Seperti rasa senang, suka, cinta, bahagia, bahkan juga bisa kebencian. Wah, wah, wah. Kok? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini, lelaki dan wanita memang diciptakan dengan kondisi yang berbeda satu sama lain. Baik itu postur tubuh, cara bicara, cara berjalan, juga model suaranya. Wis, pokoke berbeda banget di antara keduanya. Itu pulalah yang kemudian dalam kehidupan sehari-hari memerlukan aturan baku yang bisa menjaga hubungan di antara keduanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam batasan aurat misalnya, lelaki dan perempuan berbeda aturannya. Kalo perempuan sekujur tubuhnya adalah aurat, kecuali muka dan kedua telapak tangannya. Itu artinya, kalo keluar rumah, dan kalo ada lawan jenis yang bukan mahrom di hadapannya, maka auratnya wajib tertutup rapat. Kalo anak laki gimana? Wah, pasti kamu udah pada tahu dong. Yup, anak laki lebih "ringan". Maksudnya cuma bagian pusar sampe lutut. Dengan begitu, anak laki kalo keluar rumah atau bertemu dengan lawan jenisnya kudu menutup daerah batas aurat tersebut. Kalo melanggar, ya berdosa, dong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sobat muda muslim, dalam kondisi di lapangan, kita memang nggak mungkin bisa menghindarkan diri 100 persen dari lawan jenis. Nggak. Nggak mungkin. Kalo pun bisa, gharizah an-na'u (naluri mempertahankan jenis) akan senantiasa hadir dalam diri kita. Bedanya, dalam hal kuat atau tidaknya gelombang perasaan tersebut. Mungkin kalo sering bertemu, gelombangnya makin kenceng, bahkan mungkin menandingi gelombang tsunami (emangnya bisa?). Tapi kalo jarang ketemu, bisa tenang. Terdeteksi sih, kalo ada gelombang perasaan itu, tapi tak sedahsyat kalo sering bertatap wajah atau dengerin suaranya di gagang telepon saat kita mengontaknya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, karena kita nggak mungkin hidup menyendiri, maka antara lelaki dan wanita juga bisa dibangun mitra kerja. Anggaplah untuk beberapa keperluan, kita bisa bekerjasama dengan lawan jenis. Dalam bahasa mudahnya, kita bisa berteman; entah di kampus, di pesantren, di sekolah, atau di antara pengurus pengajian di lingkungan tempat kita tinggal. Bisa aja kan itu terjadi. Dan memang mutlak terjadi. Hanya saja, perlu aturan main juga, biar nggak kebablasan. Sebab, adakalanya di antara kita yang lupa dan nggak ngeh. Mentang-mentang berteman, tapi yang terjadi adalah gaul bebas. Kan itu bahaya binti gawat, iya nggak? Jadi hati-hati deh! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berteman dengan Lawan Jenis &lt;br /&gt;             Sebut saja Rina, anak kelas 3 SMU ini terkenal sering curhat sama Ferry, teman sekelasnya. Bagi Rina, punya teman curhat lawan jenis betul-betul mengasyikkan. Alasan beliau, kalo dengan anak cewek lagi suka nggak enak ati. Masih ada perasaan ragu dan khawatir. Apalagi kebetulan temen-temen Rina mulutnya lebih dari satu. Maksudnya doyan ngegosip ke sana kemari. Jadi Rina nggak mau curhat sama temen ceweknya itu. Sebab, terlalu berisiko. Jangan-jangan masalah dirinya bakalan diobral kepada siapa aja. Kan malu. Itu sebabnya Rina lebih percaya sama anak cowok. Menurutnya, anak laki nggak banyak omong. Lagi pula, berdasarkan pengalamannya, Ferry amat ngertiin kondisi dirinya. Karuan aja, itu membuat Rina makin percaya sama anak cowok sekelasnya itu. Maklumlah, anak cowok kan berbeda dalam mengendalikan emosinya ketimbang anak cewek. Benarkah? &lt;br /&gt;Jadi deh, Rina lengket sama Ferry, bahkan punya lagu kebangsaan segala. Apalagi kalo bukan lagu Sobat-nya Padi. Wah, Rina-Ferry ini deket banget bergaulnya. Meski mereka menampik kalo hubungan keduanya adalah pacaran. "Nggak kok, kita cuma berteman," kilah Rina. Hmm... &lt;br /&gt;             Sobat muda muslim, Allah memang menciptakan dua jenis manusia ini. Bahkan bukan hanya itu, Allah SWT telah menciptakan manusia ini menjadi bersuku-suku dan berbangsa-bangsa. Tujuannya adalah untuk saling mengenal. Firman Allah SWT : "Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal." (QS. al-Hujurât [49] :13). &lt;br /&gt;             Tapi jangan salah, meski tujuan kita adalah berteman, tapi tetep kudu mematuhi rambu-rambu pergaulan. Maklum, dengan lawan jenis kan ada "magnetnya". Khawatir nggak tahan godaan. Entar "kecebur" aja. Bahaya banget. Itu sebabnya, nggak boleh sesuka kita dalam berbuat. Tapi ada aturan mainnya. Nah, karena kita adalah seorang muslim, maka tentu saja yang dipakai adalah aturan Islam. Bukan aturan lain. Pastikan standarnya adalah Islam. &lt;br /&gt;             Berteman dengan lawan jenis, bukan berarti secara 'saklek' haram. Nggak. Silakan saja, asal masing-masing memegang prinsip pergaulan yang diajarkan Islam. Sebab, berteman adalah bagian dari sosialisasi kita. Dan yang namanya sosialisasi, bukan berarti hanya dengan kawan sejenis aja kan? Tapi bisa lintas jenis. Anak laki dengan anak puteri. &lt;br /&gt;             Kamu yang kebetulan aktif di masjid sekolahan atau lembaga keislaman di kampus, pasti saling membutuhkan peran masing-masing. Anak laki butuh teman dari kalangan anak puteri, dan sebaliknya. Itu ada gunanya pas kita mengelola dakwah di sekolah atau di kampus. Utamanya ketika kita harus berorganisasi untuk keperluan pembinaan. Berarti berteman itu boleh-boleh saja, selama masih menjaga batasan-batasan yang diajarkan Islam. &lt;br /&gt;             Seperti apa sih aturan mainnya? Singkatnya begini, anak putra dan anak puteri kalo bertemu untuk membicarakan suatu keperluan dakwah misalnya, harus tetap menjaga diri. Keduanya usahakan harus bertemu di tempat umum; seperti masjid, jalan, atau ruang kelas. Selain itu, kudu tetap menutup aurat. Terus, menjaga pandangan, artinya mata kamu jangan jelalatan kayak mau maling jemuran (uppsss..). Meski tentu nggak perlu terus menunduk (emangnya lagi ngegojlok semut?). Jangan lupa, kita juga kudu sopan santun dalam berbahasa, artinya kita jangan sembarangan ngomong. Anak puteri kalo pas ngomong dengan anak laki, suaranya jangan dibuat-buat. Tahu kan yang kita maksud? Yes, dibuat semerdu mungkin atau mendesah kayak para pesinden musik dangdut. Sebab, khawatir diterjemahkan lain sama anak laki. Maklum, hubungan ini tetap menyimpan pesona. Sekali lagi, hati-hati! &lt;br /&gt;             Untuk semua itu, Allah SWT telah mengajarkan kepada kita melalui firman-Nya : "Katakanlah kepada wanita yang beriman : Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak daripadanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya." (QS. an-Nûr [24] : 31). &lt;br /&gt;             Dalam ayat lain Allah SWT berfirman: "Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat". (QS an-Nûr [24] : 30). &lt;br /&gt;             Dengan begitu, kamu kudu mampu untuk menjaga dan mempertahankan aturan main itu sebagai tameng dalam berteman dengan lawan jenis. Sebab, banyak juga di antara teman remaja yang ngakunya berteman, eh, buktinya malah pacaran. Kan itu berbahaya sobat. Dosa! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pacaran? No Way! &lt;br /&gt;             Bagi sebagian teman remaja, berteman dengan lawan jenis bisa dijadikan sebagai sarana untuk menjajaki hubungan di antara keduanya. Malah lucunya, banyak juga teman remaja yang sulit membedakan antara berteman dengan pacaran. Maklum, kalo kita lihat di lapangan, anak laki dan anak puteri banyak juga yang main bareng layaknya dengan kawan sejenis. Kadang ada juga yang suka main timpuk-timpukan, atau saling curhat. Perbuatan itu menurut sebagian besar teman remaja adalah wajar alias nggak ada yang perlu dikhawatirkan. Padahal dalam ajaran Islam, hubungan mereka sudah termasuk gaul bebas, meski tidak kelewat batas memang. Tapi celah itu bisa menjadi peluang untuk berhubungan ke arah yang lebih jauh. Maksudnya bisa bikin deket, makin deket dan pengen deket aja. Nggak heran kalo kemudian banyak yang akhirnya nekat z-i-n-a. Na'udzubillah min dzalik. &lt;br /&gt;             Sobat muda muslim, pacaran adalah salah satu jalan menuju perzinaan. Itu sebabnya, Allah SWT sudah mewanti-wanti umat Nabi Muhammad ini melalui firman-Nya : "Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan suatu jalan yang buruk." (QS. Al Isra : 32). &lt;br /&gt;             Sobat muda muslim, pacaran bagi sebagian besar teman remaja adalah aktivitas normal. Yakni aktivitas yang tidak perlu dipersoalkan. Malah seringkali para aktivis beratnya punya dalil, bahwa pacaran adalah bagian dari proses kehidupan, khususnya dalam mengenal seseorang. Siapa tahu, suatu saat bisa terus ke pernikahan. Walah? Padahal faktanya, banyak juga yang udah bertualang "luar-dalam", akhirnya kagak jadian alias salah satu mengkhianati, yakni menikah dengan orang lain. Wuah? &lt;br /&gt;             Kamu jangan heran or bingung, dalam kondisi kehidupan yang jauh dari ajaran Islam ini, banyak orang, termasuk remaja menjadi liar. Gaya hidup hedonis (mendewakan kenikmatan materi dan jasmani) yang kemudian melahirkan gaya hidup permisivisme (serba boleh). Akibatnya, banyak teman remaja yang memiliki gaya hidup "semau gue". Khususnya, dalam ajang gaul bebas. Kasihaaan deh kamu.... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oke deh, berteman yes, pacaran no!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/7643298900201750533-8440037151859200177?l=ikadiyahwatipunya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/feeds/8440037151859200177/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/2009/02/berteman-yes-pacaran-no.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7643298900201750533/posts/default/8440037151859200177'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/7643298900201750533/posts/default/8440037151859200177'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ikadiyahwatipunya.blogspot.com/2009/02/berteman-yes-pacaran-no.html' title='BERTEMAN YES! PACARAN NO!!'/><author><name>Ika Diyah Wati</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='29' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/-Sd2umYXuhSg/TXq9JZD8xBI/AAAAAAAAAFc/OCShTfpVz4s/s220/1.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
